skip to main |
skip to sidebar
Label:
Keluarga
Makanan Lezat Yang Harus Dihindari Selama Hamil
-
Berbagai
makanan lezat dari restoran cepat saji ala Amerika, seperti ayam
goreng, kentang goreng dan burger. Makanan lezat ini tidak seimbang
gizinya. Yang kita butuhkan pada saat ini adalah makanan bergizi yang
akan mendukung perkembangan janin kearah yang baik.
-
Mie instant. Mengandung msg yang berisiko mengganggu perkembangan otak janin.
-
Telur
setengah matang. Walaupun masih ada orang tua yang menyarankan kita
untuk mengkonsumsi telur setengah matang dengan alasan menambah stamina
semasa hamil, jangan pernah Anda konsumsi makanan ini selama hamil.
Produk makanan hewani, termasuk telur, harus melalui proses masak yang
sempurna (matang) agar virus yang terkandung didalamnya mati, sehingga
tidak menyebabkan infeksi pada janin. Produk makanan yang berasal dari
telur yang tidak matangpun harus bunda hindari, misalnya saus mayones
dan thousand island yang sering digunakan sebagai saus pada salad.
-
Makanan
dalam kemasan kaleng seperti ikan sarden, daging sapi kornet, dan
bahkan buah-buahan dalam kalengan. Makanan dalam kemasan kaleng
mengandung pengawet.
-
Buah
durian. Mengkonsumsi buah yang mengandung alkohol ini dapat memicu
kontraksi. Sebesar apapun keinginan Bunda untuk mencicipinya, sebaiknya
lupakan dulu karena dapat menyebabkan keguguran.
-
Tape. Tape yang juga mengandung alkohol ini dapat memicu kontraksi.
-
Aneka
Brem. Makanan khas yang rasanya asam ini harus dihindari ketika
mengandung, karena mengandung alkohol dan dapat memicu kontraksi.
-
Buah nanas. Dapat memicu hormon prostaglandin yang dapat memicu kontraksi.
-
Kopi, teh dan minuman bersoda. Mengandung kafein yang dapat memacu kerja detak jantung dan mengganggu perkembangan janin.
-
Sate
dan steak. Dikhawatirkan proses memasaknya tidak sempurna, dimana
daging tidak benar-benar matang saat disajikan. Daging yang dimasak
kurang matang mengandung toksoplasmosis, virus yang menyebabkan infeksi
serius pada janin. Wanita hamil yang terinfeksi toxoplasma, berisiko
mengalami keguguran, melahirkan bayi dalam kondisi tidak bernyawa atau
menderita toxoplasmosis bawaan dimana setelah dewasa bayi dapat
mengalami kelainan mata dan telinga, keterbelakangan mental,
kejang-kejang atau bahkan radang akut otak yang disebabkan oleh infeksi
virus.
-
Sayuran
mentah. Sayuran mentah dikhawatirkan masih mengandung virus dan juga
bakteri walaupun sudah kita cuci bersih dengan air mengalir. Masih
ingatkah Bunda dengan kejadian wabah E.coli yang menewaskan banyak orang
di Eropa dan Amerika Serikat pada periode Mei – Juli 2011 ini? Pastikan
sayuran yang bunda konsumsi matang, sehingga terbebas dari risiko yang
dapat menyakiti janin Bunda. Lupakan sejenak keinginan untuk
mengkonsumsi sayur lalapan.
-
Opor, gule, kare, tongseng, soto dan makanan yang bersantan lainnya. Cenderung memicu mual.
-
Ikan
tuna, ikan hiu dan ikan-ikan yang berukuran besar. Mengandung tingkat
merkuri tinggi, berisiko menyebabkan kerusakan saraf jika dikonsumsi
dalam jumlah besar.
-
Aneka
makanan laut (seafood). Dengan kondisi pencemaran lingkungan yang
terjadi pada saat ini, dikhawatirkan berbagai bahan makanan yang
bersumber dari laut (ikan, kerang, dan sebagainya) telah tercemar oleh
senyama kimia berbahaya, terutama merkuri.
-
Donat,
cake, brownis, dan camilan manis lainnya. Kadar gula tinggi namun
miskin gizi, kadar gula tinggi membuat berat badan cepat bertambah.
-
Jamu.
Zat-zat yang terkandung dalam jamu sebenarnya masih dipertanyakan
manfaatnya untuk kehamilan. Salah-salah zat-zat yang dikandung dalam
jamu malah dapat membahayakan janin, terutama di masa-masa 4 bulan
pertamanya dimana janin sibuk membentuk dan mengembangkan organ-organ
tubuh yang penting dalam dirinya. Oleh karena itu sebaiknya penggunaan
jamu, dihentikan selama mengandung.
NYUHILFOODS BLOGs, created and Manage by Ilham Ramadhan Abidin
http://nyuhilfoods.blogspot.com/
0 komentar:
Post a Comment
No Sara and No Porn