
Operasi caesar adalah operasi besar yang mengandung risiko bagi ibu
dan bayinya, antara lain karena pengaruh obat bius dan pembedahan itu
sendiri. Namun, operasi caesar juga dapat menyelamatkan keduanya saat
terjadi komplikasi persalinan. Berikut adalah faktor-faktor penyebab
yang mungkin menjadi alasan dilakukannya operasi caesar:
- Presentasi bokong atau kaki,
yaitu bokong atau kaki keluar duluan dibandingkan kepala (terjadi pada
3-4% kasus persalinan). Beberapa dokter dapat memutar janin ke posisi
normal, atau bahkan mengeluarkan bayi dari rahim dalam posisi tersebut.
Namun, karena risikonya cukup tinggi banyak yang lebih menyarankan
caesar.
- Presentasi pundak (sungsang), yaitu pundak keluar duluan.
- Pernah menjalani operasi caesar
pada persalinan sebelumnya yang belum terlalu lama (di bawah dua
tahun). Bila jarak antar persalinan cukup lama, persalinan normal masih
bisa disarankan.
- Bayi raksasa (giant baby), yaitu bayi dengan berat mendekati atau di atas 4,5 kg.
- Ukuran pinggul ibu terlalu kecil/disposisi kepala panggul.
- Ari-ari lepas duluan (abruptio placenta), biasanya karena plasenta tidak terletak di rahim bagian atas.
- Tali plasenta bermasalah atau melilit tubuh bayi sehingga menghalangi pernafasan dan asupan nutrisinya.
- Placenta previa, yaitu ari-ari menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir.
- Bayi kembar banyak (lebih dari 2).
- Kontraksi terlalu lemah atau berhenti.
- Terjadi pendarahan yang terlalu banyak dan membahayakan calon ibu.
- Leher rahim (serviks) tidak sepenuhnya terbuka.
- Bayi memiliki kelainan atau mengalami stress (fetal distress), misalnya terlihat pada denyut jantung yang lemah.
- Ibu bayi memiliki masalah kesehatan, antara lain hipertensi dan diabetes, yang membutuhkan penanganan intensif.
Sumber .....
0 komentar:
Post a Comment
No Sara and No Porn